Followers

Saturday, October 16, 2021

Penyimpangan Hukum Mendel 2 (Dihibrid) : Polimeri

 

POLIMERI
Polimeri adalah interaksi kumulatif (kerja sama yang saling menambah). Polimeri merupakan banyak gen yang bekerja sama secara kumulatif untuk mutu atau ukuran satu sifat. 
F1 berfenotip serupa dengan fenotip[ salah satu parental tapi dengan perbandingan yang menyimpang dari hasil penemuan Mendel. 
Simbol gen polimer, memakai huruf yang sama sebanyak gen yang polimer. Untuk membedakannya gen yang satu dengan lainnya diberi tanda 1-2-3 dan seterusnya, sebanyak gen yang polimer. 

Contoh Polimeri:
Bila sifat merah pada biji gandum disebabkan oleh dua pasang gen polimer yaitu gen M1 dan M2, persilangan gandum merah dengan gandum putih. 

Setiap genotip yang mengandung gen M akan berwarna merah. Makin banyak gen M-nya, makin merah (tua) warna merahnya.
M1M2M2M2 lebih tua warna merahnya dari M1M1M2m2 dan seterusnya. 
Perbandingan fenotip pada F2 = 15 merah : 1 putih

Untuk lebih jelasnya silakan kalian melihat video pembelajaran tentang Polimeri 


Yang suka dengan aplikasi Tiktok boleh menonton menggunakan link berikut ini:

1. Video Polimeri part 1 (klik disini)

2. Video Polimeri part 2 (klik disini)

Contoh Soal Polimeri :

1. Tanaman gandum berkulit ari merah disilangkan dengan gandum berkulit ari putih. F1 semuanya merah,     F2 = merah : putih = 09 : 7. Peristiwa yang terjadi pada persilangan di atas adalah ....
        A. interaksi
        B. komplementer
        C. kriptomeri
        D. epistasis hipostasis
        E. polimeri
Jawab : Perbandingan = 90 : 7 = 15 : 1 (mendekati)
               Sehingga persilangan nya adalah persilangan Polimeri (E)

2. hal berikut berhubungan dengan polimneri, kecuali ....
        A. tiap gen memiliki sifat beda yang saling mempengaruhi karakter
        B. munculnya pada persilangan heterozigot
        C. F1 nya berfenotip seperti salah satu induk yang dominan
        D. disebut dengan istilah lain poligen
        E. pada F2 nya tidak berbentuk fenotip baru

Jawab : tidak selalu muncul pada persilangan heterozigot, jadi jawaban nya adalah B. munculnya pada persilangan heterozigot. (B)

Demikian tadi materi penyimpangan hukum Mendel 2 (dihibrid) yaitu Polimeri, selanjutnya kita akamn membahas tentang penyimpangan hukum Dihibrid yaitu Atavisme atau interaksi gen. Tetap jaga kesehatan dan selalu bahagia...😍😍😍

Epistasis dan Hipostasis Penyimpangan Hukum Mendel 2 (Dihibrid)


Pada materi ini kita akan membicarakan tentang penyimpangan Hukum Mendel. Penyimpangan Hukum Mendel terdiri dari Epistasis- Hipostasis, Polimeri, Atavisme, Kriptomeri dan Komplementer. Yang pertama kita bahas adalah Epistasis Hipostasis.

    Epistasis Hipostasis
    Epistasis adalah gen yang pengaruhnya menutupi pengaruh gen lain yang bukan alelnya.
    Hipostasis adalah gen yang dikalahkan pengaruhnya oleh gen lain yang bukan alelanya.
    Contoh kasus:
    Gandum Hitam (H) Epistasis terhadap gandum Kuning (K).
    Jadi jika genotip terdapat H-K maka warna gandum Hitam, karena warna hitam menutupi warna kuning.

Jadi yang seharusnya perbandingan fenotip Dihibrid adalah 9:3:3:1 menjadi 12:3:1

Untuk lebih jelasnya silakan kalian melihat Video pembelajaran tentang Epistasis Hipostasis


Untuk yang suka aplikasi Tiktok dapat melihat pada link berikut ini:

1. Video Epistasis Hipostasis part 1 (klik disini)

2. Video Epistasis Hipostasis part 2 (klik disini)

Berikut adalah contoh soal Epistasis Hipostasis
1.     Bunga merah dikawinkan dengan yang berbunga kuning. F1 semua berbunga merah. Perkawinan antar         F1 memberikan turunan 120 merah : 30 kuning : 10 putih. Hal ini menunjukkan bahwa sifat genetis             pada bunga ....
        A. Polimeri
        B. Epistasis- hipostasis
        C. Atavisme
        D. Kriptomeri
        E. Komplementer

Jawab : Diketahui Perbandingan fenoti = 120 : 30 : 10 = 12 : 3 : 1 
               Ini merupakan perbandingan dari persilangan Epistasis- Hipostasis (B)

2. Gandum berkulit hitam (Hhkk) disilangkan dengan sesamanya, maka perbandingan fenotip turunan yang     berkulit kuning sebanyak ....
        A. 0%
        B. 50%
        C. 37,5%
        D. 25%
        E. 12,5%

Jawab: P1. Hhkk  ><  Hhkk
               g   Hk           Hk
                    hk            hk
            F1    HHkk    = Hitam
                    Hhkk     = Hitam
                    Hhkk     = Hitam
                    hhkk      = putih
Perbandingan fenotip : Hitam : putih = 3 : 1
Jadi turunan yang berkulit Kuning = 0% (A)
  
Demikian tadi penjelasan tentang Persilangan Epistasis Hipostasis, selanjutnya kita akan membicarakan tentang penyimpangan Dihibrid yang lain, yaitu Polimeri. Tetap jaga kesehatan dan selalu bahagia..😍😍😍