Latihan Soal PAS Semester 1 Biologi Kelas 10 Fase E

 Soal 1

Pada awal abad ke-18, ilmuwan mulai menyadari betapa pentingnya pengelompokan makhluk hidup agar dapat dipelajari dengan lebih sistematis. Makhluk hidup memiliki ciri yang sangat beragam, seperti bentuk tubuh, cara berkembang biak, hingga habitatnya. Oleh karena itu, diperlukan cabang ilmu biologi yang secara khusus mempelajari cara penamaan, pengelompokan, dan penyusunan makhluk hidup ke dalam kategori tertentu berdasarkan persamaan ciri yang dimiliki. Ilmu tersebut membantu para peneliti memahami hubungan kekerabatan antar makhluk hidup dan mempermudah proses identifikasi organisme baru.
Cabang biologi yang mengkaji pengelompokan/klasifikasi makhluk hidup disebut …

A. Teratologi
B. Ekologi
C. Taksonomi
D. Sistematika
E. Toksikologi


Kunci Jawaban: C dan D


🧠 Pembahasan

PilihanPenjelasan
C – TaksonomiIlmu yang fokus pada identifikasi, penamaan (nomenklatur), dan klasifikasi makhluk hidup secara formal. ✔
D – SistematikaIlmu yang mempelajari keanekaragaman makhluk hidup dan hubungan evolusionernya (lebih luas dari taksonomi). ✔
A – TeratologiMempelajari kelainan bentuk pada organisme. ✘
B – EkologiMempelajari interaksi organisme dengan lingkungannya. ✘
E – ToksikologiMempelajari zat beracun dan pengaruhnya pada organisme. ✘

Soal 2

Para ilmuwan menemukan bahwa setiap makhluk hidup memiliki hubungan kekerabatan yang dapat ditelusuri melalui sejarah evolusinya. Dengan mempelajari ciri-ciri yang diwariskan, baik struktur tubuh maupun urutan DNA, hubungan kekerabatan antar spesies menjadi semakin jelas. Dalam biologi modern, pengelompokan makhluk hidup tidak hanya didasarkan pada kemiripan bentuk luar saja, tetapi lebih pada kesamaan nenek moyang dan proses evolusinya. Sistem klasifikasi ini dianggap lebih akurat karena menggambarkan hubungan evolusioner yang sesungguhnya serta dapat menjelaskan mengapa suatu organisme lebih dekat kekerabatannya dengan yang lain.
Cara mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan hubungan evolusi tersebut disebut …

A. Klasifikasi sistem buatan
B. Klasifikasi sistem numerik
C. Klasifikasi sistem fenetik
D. Klasifikasi sistem alami
E. Klasifikasi sistem filogeni


Kunci Jawaban: D dan E


Soal 3

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering mengelompokkan tumbuhan berdasarkan ciri-ciri fisik yang mudah terlihat. Contohnya, beberapa tanaman seperti tomat, bayam, cabai, dan terung sering digolongkan menjadi satu kelompok karena memiliki ukuran batang kecil, struktur cabang yang sederhana, dan tinggi tanaman yang tidak terlalu besar. Pengelompokan seperti ini dilakukan tanpa melihat hubungan kekerabatan, tidak memperhatikan data evolusi, dan tidak mengacu pada persamaan genetis. Meskipun praktis, cara tersebut tidak mencerminkan hubungan evolusioner yang sebenarnya dan hanya memanfaatkan ciri luar yang mudah diamati.
Pengelompokan tersebut merupakan contoh dari klasifikasi sistem …

A. Alamiah
B. Filogenetik
C. Buatan
D. Modern
E. Kladistik


Kunci Jawaban: C (Buatan)

Soal 4

Dalam kegiatan klasifikasi makhluk hidup, ilmuwan membandingkan berbagai ciri yang dimiliki oleh dua organisme atau lebih. Ciri-ciri tersebut dapat berupa bentuk tubuh, struktur organ, pola reproduksi, hingga kesamaan DNA. Hubungan kekerabatan antar organisme dapat dilihat dari seberapa banyak ciri yang sama dimiliki. Semakin banyak ciri yang dimiliki bersama, semakin besar kemungkinan organisme tersebut berasal dari nenek moyang yang sama. Sebaliknya, bila cirinya banyak berbeda, hubungan kekerabatannya dianggap semakin jauh. Prinsip ini digunakan dalam sistem klasifikasi modern untuk menentukan kesamaan evolusi antar spesies.
Pernyataan yang benar adalah …

A. Semakin sedikit perbedaan ciri, semakin jauh kekerabatannya
B. Semakin sedikit persamaan ciri, semakin dekat kekerabatannya
C. Semakin banyak persamaan ciri, semakin jauh kekerabatannya
D. Semakin banyak persamaan ciri, semakin dekat kekerabatannya
E. Semakin banyak perbedaan ciri, semakin dekat kekerabatannya


Kunci Jawaban: D


🧠 Pembahasan

  • Organisme yang memiliki banyak persamaan ciri → berasal dari nenek moyang yang lebih dekat → hubungan kekerabatannya semakin dekat.
    Karena persamaan ciri menunjukkan kemiripan struktur, fisiologi, dan evolusi.

  • Pilihan lain salah karena bertentangan dengan prinsip dasar kekerabatan biologis:

    • A: sedikit perbedaan = justru dekat kekerabatannya → pernyataannya terbalik.

    • B: sedikit persamaan → jauh, bukan dekat.

    • C: banyak persamaan → harusnya dekat, bukan jauh.

    • E: banyak perbedaan → harusnya jauh, bukan dekat.

Soal 5

Dalam sistem klasifikasi makhluk hidup, setiap organisme dikelompokkan ke dalam beberapa tingkat takson, mulai dari kelompok yang anggotanya sangat beragam hingga kelompok yang anggotanya memiliki banyak persamaan ciri. Semakin tinggi tingkat takson, jumlah anggotanya lebih banyak tetapi kesamaan cirinya sedikit. Sebaliknya, semakin rendah tingkat takson, jumlah anggotanya lebih sedikit tetapi kesamaan cirinya semakin besar. Pemahaman tentang urutan takson ini penting agar ilmuwan dapat mengidentifikasi organisme secara tepat dan mengetahui tingkat kekerabatan di antara berbagai spesies.
Urutan takson dari anggota yang paling banyak perbedaan hingga yang paling banyak persamaan adalah …

A. Jenis–kelas–marga–suku–bangsa–filum–kerajaan
B. Kerajaan–filum–kelas–bangsa–suku–marga–jenis
C. Jenis–marga–suku–bangsa–kelas–filum–kerajaan
D. Kerajaan–filum–bangsa–kelas–suku–marga–jenis
E. Jenis–marga–suku–kelas–bangsa–filum–kerajaan


Kunci Jawaban: B


🧠 Pembahasan

Urutan takson yang benar dari paling tinggi → paling rendah (dari anggota paling banyak tetapi sedikit persamaan → anggota paling sedikit tetapi banyak persamaan) adalah:

Kerajaan → Filum → Kelas → Ordo (bangsa) → Famili (suku) → Genus (marga) → Spesies (jenis)

Cocok dengan pilihan:

B. Kerajaan–filum–kelas–bangsa–suku–marga–jenis

Alasan pilihan lain salah:

  • A, C, E: urutannya terbalik atau tidak

Soal 6

Pada tahun 1956, Herbert Copeland mengusulkan sistem klasifikasi empat kingdom untuk menyempurnakan pengelompokan makhluk hidup. Ia memisahkan organisme berdasarkan struktur sel, tingkat organisasi, serta cara memperoleh makanan. Salah satu pembagian penting dalam sistem Copeland adalah pemisahan antara makhluk hidup prokariotik dan eukariotik. Makhluk prokariotik tidak memiliki membran inti, sedangkan eukariotik memiliki struktur sel yang lebih kompleks dengan membran inti dan organel lengkap. Berdasarkan klasifikasi tersebut, beberapa kingdom termasuk ke dalam kelompok eukariotik, sedangkan lainnya tidak.
Kingdom yang termasuk makhluk hidup eukariotik menurut Copeland adalah …

(1) Plantae
(2) Animalia
(3) Protista
(4) Monera

A. 1, 2, dan 3
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4
E. 1, 2, 3, dan 4


Kunci Jawaban: A (1, 2, dan 3)


🧠 Pembahasan

Menurut sistem 4 kingdom Herbert Copeland, makhluk hidup dibagi menjadi:

  1. Monera → prokariotik (tidak punya membran inti)

  2. Protista → eukariotik

  3. Plantae → eukariotik

  4. Animalia → eukariotik

Sehingga, kingdom yang eukariotik adalah:

Plantae
Animalia
Protista

Sedangkan Monera ❌ karena merupakan organisme prokariotik.

Jadi yang benar adalah (1), (2), dan (3)Pilihan A.

Soal 7

Pada tahun 1956, Herbert Copeland mengusulkan sistem klasifikasi empat kingdom untuk menyempurnakan pengelompokan makhluk hidup. Ia memisahkan organisme berdasarkan struktur sel, tingkat organisasi, serta cara memperoleh makanan. Salah satu pembagian penting dalam sistem Copeland adalah pemisahan antara makhluk hidup prokariotik dan eukariotik. Makhluk prokariotik tidak memiliki membran inti, sedangkan eukariotik memiliki struktur sel yang lebih kompleks dengan membran inti dan organel lengkap. Berdasarkan klasifikasi tersebut, beberapa kingdom termasuk ke dalam kelompok eukariotik, sedangkan lainnya tidak.
Kingdom yang termasuk makhluk hidup eukariotik menurut Copeland adalah …

(1) Plantae
(2) Animalia
(3) Protista
(4) Monera

A. 1, 2, dan 3
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4
E. 1, 2, 3, dan 4


Kunci Jawaban: A (1, 2, dan 3)


🧠 Pembahasan

Menurut sistem 4 kingdom Herbert Copeland, makhluk hidup dibagi menjadi:

  1. Monera → prokariotik (tidak punya membran inti)

  2. Protista → eukariotik

  3. Plantae → eukariotik

  4. Animalia → eukariotik

Sehingga, kingdom yang eukariotik adalah:

Plantae
Animalia
Protista

Sedangkan Monera ❌ karena merupakan organisme prokariotik.

Jadi yang benar adalah (1), (2), dan (3)Pilihan A.

Soal 8 

Pada sistem klasifikasi lima kingdom yang dikembangkan oleh Whittaker, organisme dikelompokkan berdasarkan struktur sel, jumlah sel, dan cara memperoleh makanan. Salah satu kelompok organisme memiliki keunikan karena anggota-anggotanya dapat berupa uniseluler maupun multiseluler, tetapi semuanya sudah memiliki sel eukariotik. Selain itu, kelompok ini tidak mampu membuat makanan sendiri karena tidak memiliki klorofil, sehingga seluruh anggotanya hidup secara heterotrof. Banyak di antara organisme ini memperoleh makanan dengan cara menyerap nutrisi dari sisa makhluk hidup lain. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, organisme tersebut termasuk ke dalam kingdom …

  1. Multiselular atau uniselular

  2. Eukariot

  3. Heterotrof

A. Plantae
B. Animalia
C. Protista
D. Monera
E. Fungi


Kunci Jawaban: E (Fungi)


🧠 Pembahasan

Ciri-ciri pada soal:

CiriKesamaan dengan kingdom
Uniseluler atau multiseluler✔ Fungi
Eukariot✔ Fungi
Heterotrof (absorptif)✔ Fungi

Mengapa bukan yang lain?

  • Plantae → eukariot, multiseluler, autotrof. ❌

  • Animalia → eukariot, multiseluler, heterotrof, tetapi tidak ada uniseluler. ❌

  • Protista → sebagian autotrof, sebagian heterotrof, tidak semua heterotrof. ❌

  • Monera → prokariot. ❌

Sehingga ciri-ciri tersebut paling tepat sesuai dengan Kingdom FungiE.

Soal 9

Dalam sistem klasifikasi, setiap organisme ditempatkan dalam tingkatan takson tertentu mulai dari kingdom hingga spesies. Salah satu tingkatan penting adalah familia, yang mengelompokkan organisme berdasarkan kesamaan ciri morfologi dan kekerabatan yang lebih dekat daripada ordo, tetapi lebih luas dibanding genus. Pada kingdom Animalia, nama familia biasanya diakhiri dengan akhiran -idae, sedangkan pada tumbuhan umumnya berakhiran -aceae. Dengan memahami pola penamaan ini, ilmuwan dapat membedakan kelompok hewan dan tumbuhan dengan lebih mudah serta mengenali hubungan kekerabatan di antara mereka.
Nama takson berikut yang termasuk familia pada kingdom Animalia adalah …

(1) Cucurbitaceae
(2) Felidae
(3) Poaceae
(4) Canidae

A. 1, 2, dan 3
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4
E. 1, 2, 3, dan 4


Kunci Jawaban: C (2 dan 4)


🧠 Pembahasan

Nama FamiliaKingdomKeterangan
CucurbitaceaeTumbuhanKeluarga labu-labuan → akhiran -aceae. ❌
FelidaeHewanKeluarga kucing-kucingan → akhiran -idae. ✔
PoaceaeTumbuhanKeluarga rumput-rumputan → akhiran -aceae. ❌
CanidaeHewanKeluarga anjing-anjingan → akhiran -idae. ✔

Pada hewan, familia berakhiran -idae → yang benar Felidae dan Canidae.

Maka jawaban yang tepat adalah: C (2 dan 4).

Soal 10

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering mengelompokkan tumbuhan berdasarkan ciri-ciri yang mudah diamati tanpa mempertimbangkan hubungan kekerabatan atau asal-usul evolusi. Misalnya, tanaman tomat, bayam, cabai, dan terung sering dikelompokkan sebagai tanaman perdu karena ukuran batangnya kecil, tidak berkayu, dan bentuknya hampir serupa. Cara pengelompokan ini dilakukan semata-mata berdasarkan bentuk luar dan sifat fisik yang tampak, bukan berdasarkan data ilmiah seperti persamaan genetik atau sejarah evolusi. Meskipun praktis, pendekatan tersebut tidak mencerminkan kedekatan kekerabatan yang sesungguhnya dalam taksonomi modern.
Pengelompokan ini merupakan contoh dari klasifikasi sistem …

A. Buatan
B. Alamiah
C. Filogenetik
D. Modern
E. Kladistik


✅ Kunci Jawaban: A. Buatan


🧠 Pembahasan

  • Klasifikasi sistem buatan → berdasarkan ciri yang mudah dilihat seperti ukuran, bentuk, warna, atau kebiasaan hidup
    Sesuai stimulus

  • Klasifikasi sistem alamiah & filogenetik → berdasarkan persamaan sifat alami dan hubungan evolusi

  • Kladistik → berdasarkan karakter turunan (apomorfi) ✘

  • Modern → memanfaatkan analisis DNA dan teknologi ✘

➡ Maka, mengelompokkan tanaman hanya berdasarkan ukuran & struktur = klasifikasi sistem buatan

Soal 11

Pada masa Yunani Kuno, Aristoteles menjadi salah satu tokoh pertama yang mencoba melakukan pengelompokan makhluk hidup secara sistematis. Ia membagi makhluk hidup berdasarkan kemampuan bergerak, cara memperoleh makanan, dan kompleksitas struktur tubuh. Menurut sistem yang ia kembangkan, makhluk hidup yang tidak mampu membuat makanan sendiri digolongkan sebagai organisme heterotrof. Makhluk hidup heterotrof memperoleh energi melalui memakan organisme lain, bergerak aktif untuk mencari makanan, dan umumnya memiliki indera untuk merespons lingkungan. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, Aristoteles memasukkan semua organisme heterotrof ke dalam satu kelompok besar.
Makhluk hidup heterotrof menurut Aristoteles dimasukkan ke dalam kingdom …

A. Plantae
B. Animalia
C. Protista
D. Monera
E. Fungi


Kunci Jawaban: B (Animalia)


🧠 Pembahasan

  • Sistem klasifikasi Aristoteles adalah sistem dua kingdom:
    Plantae → autotrof, tidak bergerak, tubuh sederhana
    Animalia → heterotrof, bergerak, responsif terhadap rangsangan

  • Maka, semua organisme heterotrof menurut Aristoteles dimasukkan ke dalam Animalia.

Kenapa bukan yang lain?

  • Fungi, Monera, Protista belum dikenal pada masa Aristoteles → konsepnya muncul jauh setelah era biologi modern.

  • Plantae autotrof → jelas bukan.

➡ Jadi jawaban yang tepat: B. Animalia

Soal 12

Dalam ilmu biologi, definisi spesies sangat penting untuk menentukan apakah dua organisme termasuk dalam kelompok taksonomi yang sama. Salah satu cara yang paling umum digunakan adalah kriteria reproduksi, yaitu kemampuan dua individu untuk kawin dan menghasilkan keturunan yang fertil. Jika dua organisme dapat menghasilkan keturunan subur, maka keduanya dianggap memiliki kesamaan struktur genetik dan berada pada tingkat kekerabatan yang sangat dekat. Dalam satu spesies dapat terdapat variasi seperti ras dan varietas, tetapi semuanya tetap mampu menghasilkan keturunan fertil. Sementara itu, organisme dari genus yang berbeda biasanya tidak dapat menghasilkan keturunan subur.
Kemungkinan hubungan antara dua organisme yang dapat menghasilkan keturunan fertil adalah …

(1) Satu spesies
(2) Satu varietas
(3) Satu ras
(4) Satu genus

A. 1, 2, dan 3
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4
E. 1, 2, 3, dan 4


Kunci Jawaban: A (1, 2, dan 3)


🧠 Pembahasan

  • Spesies: individu di dalam spesies yang sama pasti dapat menghasilkan keturunan fertil. ✔

  • Varietas (tumbuhan) dan ras (hewan/manusia) termasuk variasi di dalam spesies yang sama, sehingga tetap dapat kawin dan menghasilkan keturunan fertil. ✔

  • Genus: terdiri dari beberapa spesies. Organisme berbeda spesies → umumnya tidak dapat menghasilkan keturunan fertil. Contoh: kuda × keledai = mule → infertil. ✘

👉 Maka hubungan yang benar: 1, 2, dan 3.

Soal 13

Di alam, setiap spesies memiliki ciri khas yang membedakannya dari spesies lain meskipun tetap berada dalam satu kelompok besar yang sama, seperti satu genus. Perbedaan tersebut dapat berupa ukuran tubuh, pola warna, perilaku, hingga kemampuan beradaptasi di lingkungan tertentu. Misalnya, dalam genus Panthera, terdapat beberapa spesies kucing besar yang memiliki karakteristik unik. Panthera leo dikenal sebagai singa yang hidup berkelompok, Panthera tigris adalah harimau dengan pola loreng khas, dan Panthera pardus adalah macan tutul yang gesit dan pandai memanjat. Ketiganya berbeda spesies tetapi masih berada dalam satu genus yang sama.
Contoh tersebut menunjukkan keanekaragaman tingkat …

A. Gen karena berbeda spesiesnya
B. Gen karena berbeda genusnya
C. Gen karena berbeda rasnya
D. Spesies karena berbeda genusnya
E. Spesies karena berbeda jenisnya


Kunci Jawaban: E — Spesies karena berbeda jenisnya


🧠 Pembahasan

  • Ketiga organisme: Panthera leo, Panthera tigris, Panthera pardus
    → berada dalam genus yang sama (Panthera)
    → tetapi berbeda spesies.

  • Perbedaan spesies dalam satu genus termasuk keanekaragaman tingkat spesies.

Penjelasan pilihan:

PilihanAlasan
ASalah → perbedaan gen terjadi dalam satu spesies, bukan antar spesies.
BSalah → genusnya sama (semua Panthera).
CSalah → bukan ras; mereka spesies berbeda.
DSalah → mereka tidak berbeda genus.
E✔ Benar → Panthera leo, tigris, dan pardus adalah tipe keanekaragaman tingkat spesies.

Soal 14

Dalam ilmu ekologi, makhluk hidup tidak hanya dipelajari sebagai individu, tetapi juga dilihat dari bagaimana mereka berinteraksi dengan lingkungan. Setiap organisme bergantung pada faktor biotik, seperti predator, mangsa, atau kompetitor, serta faktor abiotik seperti cahaya matahari, suhu, air, dan tanah. Kedua komponen tersebut saling memengaruhi satu sama lain sehingga membentuk suatu sistem yang dinamis. Misalnya, perubahan suhu dapat memengaruhi aktivitas organisme, sementara aktivitas organisme tertentu juga dapat mengubah kondisi lingkungan fisiknya. Keseluruhan hubungan timbal balik ini membentuk suatu unit kajian ekologi yang penting dalam memahami keberlangsungan kehidupan.
Hubungan timbal balik antara komponen biotik dan abiotik disebut …

A. Komunitas
B. Populasi
C. Ekosistem
D. Gen
E. Spesies


Kunci Jawaban: C — Ekosistem


🧠 Pembahasan

  • Ekosistem = hubungan timbal balik antara komponen biotik (makhluk hidup) dan komponen abiotik (faktor fisik lingkungan). ✔

  • Komunitas = kelompok berbagai populasi makhluk hidup yang hidup bersama, tanpa komponen abiotik. ✘

  • Populasi = sekelompok organisme sejenis pada waktu dan tempat tertentu. ✘

  • Gen dan spesies tidak menggambarkan interaksi biotik–abiotik. ✘

➡ Jadi jawaban tepat adalah C. Ekosistem.

Soal 15

Mangga merupakan salah satu buah yang sangat populer di Indonesia dan memiliki banyak jenis dengan ciri khas masing-masing. Meskipun berbeda bentuk, rasa, warna kulit, dan ukuran, berbagai jenis mangga tersebut tetap dapat saling dikawinkan dan menghasilkan keturunan yang fertil. Contohnya, mangga manalagi memiliki rasa manis segar, mangga golek berbentuk panjang dan lembut, sementara mangga apel memiliki bentuk lebih bulat dan serat yang lebih halus. Ketiga jenis mangga tersebut tetap tergolong dalam spesies yang sama, yaitu Mangifera indica, tetapi merupakan varietas yang berbeda.
Hubungan yang tepat antara mangga manalagi, mangga golek, dan mangga apel adalah …

A. Beda varietas tapi satu spesies
B. Beda spesies tapi satu varietas
C. Beda varietas dan beda spesies
D. Beda spesies tapi satu ras
E. Beda spesies dan beda ras


Kunci Jawaban: A — Beda varietas tapi satu spesies


🧠 Pembahasan

Jenis ManggaSpesiesKeterangan
ManalagiMangifera indicaBerbeda karakter buah
GolekMangifera indicaMasih 1 spesies
ApelMangifera indicaBentuk dan rasa berbeda
  • Semua masih dalam spesies yang sama → Mangifera indica

  • Tetapi berbeda varietas berdasarkan ciri fisik buahnya ✔

Sehingga jawabannya A. Beda varietas tapi satu spesies

Soal 16

Dalam ekosistem perairan, organisme dikelompokkan berdasarkan letak hidup dan cara pergerakannya di dalam air. Nekton adalah organisme yang dapat bergerak bebas melawan arus, seperti ikan dan cumi-cumi. Neuston adalah organisme yang hidup mengapung di permukaan air atau melekat pada lapisan air bagian atas. Bentos adalah organisme yang hidup di dasar perairan seperti lumpur atau pasir, contohnya cacing laut dan bintang laut. Sementara itu, Perifiton adalah organisme yang melekat pada permukaan benda seperti batu atau tumbuhan air. Pemahaman mengenai kelompok ini membantu dalam mengidentifikasi peran organisme di ekosistem perairan.
Pasangan yang tepat antara kelompok pada ekosistem perairan dan contoh organismenya adalah …

A. 1 dan 3
B. 1 dan 2
C. 2 dan 3
D. 3 dan 4
E. 2 dan 4


✅ Kunci Jawaban: A — 1 dan 3


🧠 Pembahasan

No.KelompokKeteranganContoh pada soalTepat?
1NektonDapat berenang melawan arusIkan
2NeustonHidup di permukaan airSiput → salah (siput = bentos/perifiton)
3BentosHidup di dasar perairanCacing
4PerifitonMelekat pada permukaan bendaSerangga air → kurang tepat, biasanya larva melekat, bukan serangga dewasa

➡ Jadi yang benar hanyalah 1 dan 3Pilihan A

Soal 17

Ekosistem danau dibagi menjadi beberapa zona berdasarkan intensitas cahaya, kedalaman air, dan kehidupan organisme di dalamnya. Zona yang dekat dengan tepi danau masih mendapatkan cahaya matahari secara optimal sehingga mampu mendukung fotosintesis. Pada zona ini banyak terdapat tumbuhan air seperti eceng gondok, teratai, dan rumput air yang menjadi habitat bagi berbagai organisme seperti ikan kecil, serangga air, dan amfibi. Semakin ke tengah danau, cahaya matahari semakin berkurang sehingga tumbuhan air semakin jarang ditemukan. Dengan demikian, tumbuhan air paling banyak tumbuh pada wilayah yang masih dangkal dan cahaya masih melimpah.
Pada ekosistem danau, tanaman air paling banyak terdapat di zona …

A. Limnetik
B. Profundal
C. Afotik
D. Abisal
E. Litoral


✅ Kunci Jawaban: E — Litoral


🧠 Pembahasan

ZonaCiri UtamaTumbuhan Air
LitoralDekat tepi danau, dangkal, cahaya cukupSangat banyak ✔
LimnetikAir terbuka, jauh dari tepiTumbuhan berakar sedikit
ProfundalDalam dan gelapHampir tidak ada
AfotikTidak ada cahayaTidak ada
AbisalZona laut dalam (bukan danau)Tidak relevan

➡ Zona litoral menyediakan cahaya dan dasar yang mendukung pertumbuhan tanaman air.

Soal 18

Laut merupakan salah satu ekosistem terbesar di bumi dan memiliki karakteristik khusus yang berbeda dari ekosistem air tawar. Air laut memiliki kadar garam tinggi (salinitas tinggi) yang dapat memengaruhi jenis organisme yang mampu hidup di dalamnya. Selain itu, air laut juga sangat dipengaruhi oleh kondisi iklim dan cuaca, seperti angin, suhu, serta intensitas cahaya matahari. Variasi suhu di laut dapat berbeda secara signifikan antara bagian permukaan yang hangat dan kedalaman laut yang jauh lebih dingin. Arus laut juga terbentuk akibat perbedaan massa jenis air dan pergerakan angin, sehingga laut di seluruh dunia saling terhubung.
Berikut ini yang merupakan ciri dari ekosistem air laut adalah …

A. Salinitas rendah
B. Dipengaruhi iklim dan cuaca
C. Habitat air laut tidak saling berhubungan satu sama lain
D. Memiliki variasi suhu yang mencolok antara permukaan dan kedalaman laut
E. Arus laut tidak dipengaruhi perbedaan massa jenis air


✅ Kunci Jawaban: B dan D


🧠 Pembahasan

PilihanBenar/SalahPenjelasan
AAir laut memiliki salinitas tinggi, bukan rendah
BLaut dipengaruhi oleh iklim & cuaca (angin, suhu, cahaya)
CLaut di dunia saling terhubung melalui arus laut
DPerbedaan suhu antara permukaan & kedalaman sangat mencolok
EArus laut justru dipengaruhi perbedaan massa jenis air (salinitas & suhu)

➡ Jadi ciri yang benar: B dan D

Soal 19

Pantai merupakan salah satu ekosistem pesisir yang terletak di batas antara daratan dan lautan. Di wilayah ini, angin umumnya bertiup cukup kencang karena area yang terbuka tanpa banyak penghalang. Cahaya matahari juga sangat kuat pada siang hari, menyebabkan suhu lingkungan meningkat. Tanaman yang mampu bertahan hidup di daerah ini biasanya memiliki adaptasi khusus terhadap kadar garam tinggi serta terpaan angin, seperti Vigna marina dan Barringtonia asiatica. Di ekosistem ini juga dapat ditemukan berbagai hewan seperti kepiting yang hidup di pasir dan burung pantai yang mencari makan di sekitar garis pantai.
Ekosistem yang memiliki ciri seperti di atas adalah …

A. Ekosistem laut dalam
B. Ekosistem terumbu karang
C. Ekosistem estuari
D. Ekosistem pantai pasir
E. Ekosistem pantai batu


✅ Kunci Jawaban: D — Ekosistem pantai pasir


🧠 Pembahasan

Ciri pada soalCocok dengan
Angin kencangPantai pasir ✔
Cahaya matahari sangat kuatArea terbuka di pantai ✔
Tanaman Vigna marina, Barringtonia asiaticaTanaman khas pantai pasir ✔
Hewan: kepiting & burungBanyak dijumpai di pantai pasir ✔

Pilihan lain salah karena:

  • Laut dalam: tidak ada cahaya matahari kuat & tidak ada tanaman berpasir

  • Terumbu karang: didominasi organisme laut, bukan tanaman pantai

  • Estuari: mangrove lebih dominan

  • Pantai batu: vegetasi & fauna berbeda

➡ Jawaban tepat: Ekosistem pantai pasir

Soal 20

Indonesia memiliki keanekaragaman fauna yang dipengaruhi oleh garis zoogeografi, yaitu Garis Wallace dan Garis Lydekker. Wilayah yang berada di antara kedua garis tersebut disebut kawasan Wallacea, meliputi Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara. Fauna di kawasan ini bersifat endemik dan unik karena merupakan peralihan antara fauna Oriental (Asia) dan Australis. Beberapa hewan khas di wilayah ini antara lain anoa, babirusa, tarsius, maleo, serta beberapa jenis burung rangkong. Selain itu, duyung juga dapat ditemukan di perairan sekitar kawasan ini. Sementara hewan seperti gajah, badak, kangguru pohon, dan burung kasuari tidak berasal dari Wallacea.
Contoh fauna yang hidup di kawasan yang terletak di antara garis Wallace dan garis Lydekker adalah …

A. 1 dan 2
B. 3 dan 4
C. 5 dan 6
D. 1 dan 3
E. 2 dan 4


✅ Kunci Jawaban: B — 3 dan 4


🧠 Pembahasan

NomorHewanPersebaranCocok Wallacea?
IGajahSumatra & Kalimantan (Oriental)
IIBadakSumatra & Jawa (Oriental)
IIIDuyungPerairan Nusa Tenggara & Maluku juga ada
IVBurung rangkongBeberapa spesies hidup di Sulawesi
VKanguru pohonPapua (Australis)
VIBurung kasuariPapua (Australis)

➡ Yang berasal dari Wallacea: (III) Duyung & (IV) Burung rangkong
→ Pilihan B

Soal 21

Katak emas (Incilius periglenes) dahulu ditemukan di hutan berkabut dataran tinggi Costa Rica. Spesies ini sangat bergantung pada kelembapan tinggi untuk bertahan hidup dan bereproduksi. Namun dalam beberapa dekade terakhir, perubahan iklim menyebabkan kenaikan suhu yang mengurangi pembentukan kabut di kawasan tersebut. Akibatnya, habitat asli katak emas semakin menyusut hingga tidak lagi mampu mendukung kehidupan spesies tersebut. Kasus ini menjadi salah satu contoh nyata hilangnya keanekaragaman hayati yang disebabkan oleh perubahan kondisi lingkungan yang ekstrem akibat aktivitas manusia.
Faktor yang menjadi penyebab hilangnya biodiversitas seperti pada kasus di atas adalah …

A. Penggunaan CFC secara berlebihan
B. Industrialisasi pertanian dan hutan
C. Eksploitasi tanaman dan hewan
D. Kenaikan kadar karbon dioksida di udara
E. Adanya spesies pendatang


✅ Kunci Jawaban: D — Kenaikan kadar karbon dioksida di udara


🧠 Pembahasan

  • Kenaikan konsentrasi CO₂ di atmosfer → pemanasan global

  • Pemanasan global → kenaikan suhu

  • Kenaikan suhu → berkurangnya kabut di hutan pegunungan

  • Habitat katak emas hilang → punah

Pilihan lain salah:

  • A fokus pada kerusakan ozon, tidak terkait langsung pada kasus ini

  • B & C lebih ke deforestasi dan perburuan

  • E terkait spesies invasif, tidak relevan dalam stimulus

➡ Kasus terkait perubahan iklim yang dipicu peningkatan CO₂, sehingga jawabannya D

Soal 22

Virus merupakan agen infeksius yang memiliki ukuran sangat kecil dan hanya dapat bereplikasi di dalam sel inang. Struktur virus tersusun atas materi genetik berupa DNA atau RNA yang dilindungi oleh selubung protein. Selubung protein ini disebut kapsid, yang tersusun dari subunit protein kecil bernama kapsomer. Fungsi kapsid adalah menjaga materi genetik tetap stabil, melindungi dari enzim perusak, serta memberi bentuk tubuh bagi virus. Pada bakteriofag (virus yang menginfeksi bakteri), bagian kepala virus merupakan tempat kapsid berada yang menyelimuti materi genetik. Perhatikan gambar berikut dengan penomoran bagian tubuh virus.

Bagian yang menunjukkan kapsid ditunjukkan oleh nomor …

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5


Kunci Jawaban: A (Nomor 1)


🧠 Pembahasan

  • Nomor 1: Kepala virus → kapsid yang membentuk selubung protein pelindung materi genetik ✔

  • Nomor 2: Materi genetik (DNA) ✘

  • Nomor 3: Leher/kerah ✘

  • Nomor 4: Selubung ekor ✘

  • Nomor 5: Serabut ekor ✘

➡ Fungsi kapsid: melindungi DNA/RNA dan memberi bentuk pada virus

Soal 23

Virus merupakan parasit obligat yang hanya dapat bereplikasi jika berada di dalam sel inang. Pada beberapa jenis virus seperti bakteriofag, proses reproduksi terjadi melalui siklus litik. Pada tahap awal, virus akan menempel pada permukaan sel inang dan mengenali reseptor tertentu. Selanjutnya materi genetik virus disuntikkan masuk ke dalam sel dan mengambil alih metabolisme sel inang untuk mensintesis komponen virus. Setelah semua bagian virus terbentuk, tahap perakitan dilakukan hingga virus baru siap keluar. Ketika jumlah virus dalam sel telah banyak, sel inang akan pecah dan virus-virus baru dilepaskan untuk menginfeksi sel berikutnya.
Urutan tahapan reproduksi virus melalui siklus litik adalah …

A. Adsorpsi – sintesis – penetrasi – pematangan – lisis
B. Adsorpsi – penetrasi – pematangan – sintesis – lisis
C. Adsorpsi – sintesis – pematangan – penetrasi – lisis
D. Adsorpsi – penetrasi – sintesis – pematangan – lisis
E. Adsorpsi – pematangan – sintesis – penetrasi – lisis


Kunci Jawaban: D — Adsorpsi → Penetrasi → Sintesis → Pematangan → Lisis


🧠 Pembahasan

Tahapan siklus litik yang benar:

1️⃣ Adsorpsi — Virus menempel pada permukaan sel inang
2️⃣ Penetrasi — DNA/RNA virus masuk ke sel inang
3️⃣ Sintesis — Virus mengambil alih sel untuk membuat komponen virus
4️⃣ Pematangan (Assembly) — Pembentukan virus baru dari bagian-bagian yang dibuat
5️⃣ Lisis — Sel inang pecah melepaskan virus baru

➡ Susunan ini sesuai dengan pilihan D

Soal 24

Selain siklus litik, beberapa virus seperti bakteriofag juga dapat berkembang biak melalui siklus lisogenik. Pada siklus ini, virus tidak langsung menghancurkan sel inang, tetapi menyisipkan DNA-nya ke dalam kromosom bakteri. DNA virus yang telah bergabung dengan DNA bakteri disebut profag. Selanjutnya, ketika bakteri membelah diri, profag ikut bereplikasi dan diwariskan ke sel anakan tanpa menimbulkan kerusakan. Virus dapat tetap berada dalam keadaan ini dalam waktu yang lama sampai kondisi tertentu memicu profag untuk kembali memasuki siklus litik, yang akhirnya menyebabkan lisis sel inang.
Urutan tahapan reproduksi virus melalui siklus lisogenik yang benar adalah …

  1. DNA fag dimasukkan ke dalam sel inang

  2. Fag melekat pada bakteri

  3. Profag mengadakan replikasi selama sel bakteri terus membelah

  4. DNA fag disisipkan pada kromosom bakteri

A. 1, 2, 3, 4
B. 4, 3, 2, 1
C. 2, 1, 4, 3
D. 2, 1, 3, 4
E. 2, 4, 1, 3


Kunci Jawaban: C — 2, 1, 4, 3


🧠 Pembahasan

Urutan siklus lisogenik yang benar:

1️⃣ Adsorpsi → Fag melekat pada sel bakteri → (Nomor 2)
2️⃣ Penetrasi → DNA virus masuk ke dalam sel → (Nomor 1)
3️⃣ Integrasi → DNA virus menyisip ke kromosom bakteri → (Nomor 4)
4️⃣ Replikasi → Profag ikut menggandakan diri saat bakteri membelah → (Nomor 3)

TahapNomor
Adsorpsi2
Penetrasi1
Integrasi4
Replikasi profag3

➡ Maka jawaban yang benar adalah C (2, 1, 4, 3)

Soal 25

Selain siklus litik, beberapa virus seperti bakteriofag juga dapat berkembang biak melalui siklus lisogenik. Pada siklus ini, virus tidak langsung menghancurkan sel inang, tetapi menyisipkan DNA-nya ke dalam kromosom bakteri. DNA virus yang telah bergabung dengan DNA bakteri disebut profag. Selanjutnya, ketika bakteri membelah diri, profag ikut bereplikasi dan diwariskan ke sel anakan tanpa menimbulkan kerusakan. Virus dapat tetap berada dalam keadaan ini dalam waktu yang lama sampai kondisi tertentu memicu profag untuk kembali memasuki siklus litik, yang akhirnya menyebabkan lisis sel inang.
Urutan tahapan reproduksi virus melalui siklus lisogenik yang benar adalah …

  1. DNA fag dimasukkan ke dalam sel inang

  2. Fag melekat pada bakteri

  3. Profag mengadakan replikasi selama sel bakteri terus membelah

  4. DNA fag disisipkan pada kromosom bakteri

A. 1, 2, 3, 4
B. 4, 3, 2, 1
C. 2, 1, 4, 3
D. 2, 1, 3, 4
E. 2, 4, 1, 3


Kunci Jawaban: C — 2, 1, 4, 3


🧠 Pembahasan

Urutan siklus lisogenik yang benar:

1️⃣ Adsorpsi → Fag melekat pada sel bakteri → (Nomor 2)
2️⃣ Penetrasi → DNA virus masuk ke dalam sel → (Nomor 1)
3️⃣ Integrasi → DNA virus menyisip ke kromosom bakteri → (Nomor 4)
4️⃣ Replikasi → Profag ikut menggandakan diri saat bakteri membelah → (Nomor 3)

TahapNomor
Adsorpsi2
Penetrasi1
Integrasi4
Replikasi profag3

➡ Maka jawaban yang benar adalah C (2, 1, 4, 3)

Soal 26

Virus sering kali dikenal sebagai penyebab berbagai penyakit pada manusia, hewan, dan tumbuhan. Namun, tidak semua peran virus merugikan. Dalam bidang kesehatan, virus dapat digunakan sebagai vektor untuk menyisipkan gen tertentu dalam terapi gen, sehingga membantu penyembuhan penyakit genetik. Virus yang sudah dilemahkan atau dimatikan juga digunakan dalam pembuatan vaksin, sehingga tubuh dapat membentuk kekebalan terhadap penyakit tertentu. Selain itu, beberapa virus dimanfaatkan untuk pemberantasan hama, khususnya pada sektor pertanian, karena hanya menyerang organisme sasaran tanpa merusak lingkungan.
Berikut ini yang merupakan peranan virus yang menguntungkan bagi manusia adalah …

  1. Terapi gen

  2. Pemberantasan hama

  3. Pembuatan vaksin

  4. Pembuatan perangkat elektronik

A. 1, 2, dan 3
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4
E. 1, 2, 3, dan 4


Kunci Jawaban: A — 1, 2, dan 3


🧠 Pembahasan

NomorPerananKeterangan✔/✘
1. Terapi genVirus sebagai vektor DNA untuk memperbaiki gen rusakMenguntungkan ✔
2. Pemberantasan hamaVirus tertentu menyerang hama pertanianMenguntungkan ✔
3. Pembuatan vaksinVirus dimatikan/dilemahkan untuk imunisasiMenguntungkan ✔
4. Pembuatan perangkat elektronikTidak terkait dengan fungsi virusTidak relevan ✘

➡ Maka jawaban benar: 1, 2, dan 3

Soal 27

Tidak semua agen penyebab penyakit merupakan makhluk hidup maupun memiliki materi genetik. Salah satu agen penyakit yang unik adalah partikel protein infeksius. Agen ini tidak memiliki asam nukleat, sehingga tidak dapat bereplikasi sendiri sebagaimana virus, viroid, atau bakteri. Meski demikian, agen ini mampu mengubah struktur protein normal inang menjadi protein abnormal, sehingga menimbulkan kerusakan jaringan saraf secara progresif. Salah satu contoh penyakit yang ditimbulkan adalah Bovine Spongiform Encephalopathy (BSE) atau dikenal sebagai penyakit sapi gila, dan juga penyakit Creutzfeldt-Jakob pada manusia. Partikel protein infeksius tersebut dikenal sebagai …

A. Virion
B. Viroid
C. Virusoïd
D. Plasmid
E. Prion


✅ Kunci Jawaban: E — Prion


🧠 Pembahasan

IstilahMengandung DNA/RNA?Penyebab penyakit apa?Keterangan
Prion❌ Tidak adaPenyakit sapi gila, CJDProtein infeksius ✔
Virion✔ AdaBentuk infektif virusSalah
Viroid✔ RNA sajaTanamanSalah
Virusoïd✔ RNAMembutuhkan virus helperSalah
Plasmid✔ DNAMateri genetik bakteriBukan agen penyakit saraf

Prion adalah protein salah lipat yang mengubah protein normal inang → mengganggu sistem saraf pusat → menimbulkan penyakit fatal.

Soal 28

Ketika virus menginfeksi tubuh hewan atau manusia, sistem kekebalan tubuh akan segera memberikan respons untuk menghambat perkembangan virus tersebut. Salah satu mekanisme pertahanan utama adalah produksi protein khusus oleh sel inang yang terinfeksi. Protein ini akan mengirim sinyal ke sel lain agar meningkatkan pertahanan antivirus dan mencegah virus bereplikasi. Protein ini bekerja dengan cara menghambat sintesis protein virus dan meningkatkan aktivitas enzim yang menghancurkan materi genetik virus. Senyawa ini juga digunakan secara medis sebagai terapi untuk beberapa penyakit virus seperti hepatitis dan HIV.
Protein yang dihasilkan oleh hewan atau sel biakan sebagai respon terhadap infeksi virus dan berfungsi menghambat replikasi virus adalah …

A. Imunovir
B. Indinavir
C. Interferon
D. Integrase inhibitor
E. Inosine


✅ Kunci Jawaban: C — Interferon


🧠 Pembahasan

IstilahSifatKeterangan❌ / ✔️
InterferonProtein alami hasil respons sel terhadap infeksi virusMenghambat replikasi virus✔️
ImunovirObat imunomodulator sintetisBukan protein alami
IndinavirObat antiretroviral (HIV)Inhibitor protease HIV, bukan protein inang
Integrase inhibitorKelas obat HIVMenghambat enzim integrase virus
InosineNukleosida, bukan protein antivirus alami

Interferon adalah protein antivirus yang diproduksi sel tubuh secara alami.

Soal 29 

Virus tidak dapat hidup dan berkembang biak secara mandiri karena tidak memiliki metabolisme sendiri. Untuk bereplikasi, virus membutuhkan sel hidup sebagai inang. Oleh karena itu, pembiakan virus dalam laboratorium harus menggunakan media yang mengandung sel hidup yang masih aktif melakukan metabolisme. Beberapa media yang umum digunakan antara lain telur berembrio, yang menyediakan jaringan hidup bagi virus untuk berkembang, tubuh hewan percobaan, serta kultur sel seperti sel hewan atau manusia yang ditumbuhkan secara in vitro. Sementara itu, media seperti agar-agar hanya sesuai untuk menumbuhkan bakteri, bukan virus.
Media yang dapat digunakan untuk pembiakan virus adalah …

(1) Telur yang mengandung embrio
(2) Tubuh hewan
(3) Kultur sel
(4) Agar-agar

A. 1, 2, dan 3
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4
E. 1, 2, 3, dan 4


Kunci Jawaban: A — 1, 2, dan 3


🧠 Pembahasan

MediaMengandung Sel Hidup?Cocok untuk Virus?Keterangan
Telur berembrioDigunakan untuk kultur virus influenza
Tubuh hewanHewan percobaan sering digunakan
Kultur sel/hewanDigunakan untuk banyak penelitian virus
Agar-agarMedia bakteri, tidak untuk virus

➡ Virus hanya dapat berkembang biak jika terdapat sel inang hidup

Soal 30

Beberapa virus memiliki kemampuan menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga melemahkan pertahanan tubuh dan memicu berbagai gejala berbahaya. Salah satu virus mematikan yang berasal dari Afrika diketahui menyerang sel-sel pertahanan tubuh, kemudian menyebabkan kerusakan pada dinding pembuluh darah. Akibatnya, penderitanya mengalami demam tinggi yang disertai pendarahan, baik dari hidung, gusi, maupun organ dalam. Penyakit ini memiliki angka kematian tinggi dan dapat menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita. Penyakit tersebut pernah menjadi wabah besar dan menimbulkan perhatian dunia.
Virus yang menyerang sel pertahanan tubuh dan menyebabkan penderitanya mengalami demam disertai pendarahan adalah …

A. Influenza virus
B. HIV
C. Virus hepatitis
D. Virus ebola
E. Virus measles


Kunci Jawaban: D — Virus ebola


🧠 Pembahasan

  • Virus Ebola menyerang sel imun dan dinding pembuluh darah → menyebabkan demam berdarah Ebola dengan pendarahan hebat ✔

  • Influenza virus → menyerang sistem pernapasan, tidak menyebabkan pendarahan ✘

  • HIV → menyerang sel T limfosit tetapi tidak menyebabkan perdarahan akut ✘

  • Virus hepatitis → menyerang hati ✘

  • Virus measles (campak) → bercak merah, bukan pendarahan berat ✘

➡ Jawaban D adalah tepat.





Comments