SOAL ANALISIS HOTS PERANAN BAKTERI MENGUNTUNGKAN DAN MERUGIKAN KELAS 10
BAKTERI YANG MENGUNTUNGKAN
🦠
Soal 1 – Analisis Peran Bakteri dalam Industri Pangan
Stimulus (±170 kata):
Dalam kehidupan sehari-hari, berbagai produk pangan seperti yogurt, keju, dan
nata de coco dihasilkan melalui proses fermentasi yang melibatkan bakteri.
Fermentasi merupakan proses biokimia di mana mikroorganisme mengubah substrat
tertentu menjadi produk baru yang lebih bermanfaat. Misalnya, Lactobacillus
bulgaricus berperan dalam pembuatan yogurt dengan mengubah laktosa menjadi
asam laktat. Proses ini tidak hanya meningkatkan cita rasa, tetapi juga
memperpanjang daya simpan dan meningkatkan nilai gizi. Di sisi lain, Acetobacter
xylinum mampu menghasilkan selulosa dalam pembuatan nata de coco.
Pemanfaatan bakteri dalam industri pangan menunjukkan bahwa mikroorganisme
tidak selalu merugikan, tetapi juga memiliki nilai ekonomis tinggi.
Pertanyaan:
Analisislah bagaimana aktivitas metabolisme bakteri dapat meningkatkan nilai
ekonomi dan gizi suatu produk pangan! Jelaskan mekanismenya.
🌱
Soal 2 – Analisis Peran Bakteri dalam Pertanian
Stimulus (±180 kata):
Petani kacang-kacangan sering menanam tanaman tersebut secara bergiliran dengan
padi atau jagung. Tanaman leguminosa diketahui memiliki bintil akar yang
mengandung bakteri Rhizobium. Bakteri ini mampu mengikat nitrogen bebas
(N₂) dari atmosfer dan mengubahnya menjadi amonia yang dapat dimanfaatkan
tanaman. Selain Rhizobium, bakteri seperti Azotobacter juga
berperan sebagai pengikat nitrogen bebas di tanah tanpa bersimbiosis langsung
dengan akar tanaman. Keberadaan bakteri ini membantu meningkatkan kesuburan
tanah secara alami dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
Pertanyaan:
Analisislah dampak ekologis dan ekonomis jika populasi bakteri pengikat
nitrogen di tanah menurun drastis akibat penggunaan pestisida berlebihan!
🏥
Soal 3 – Analisis Peran Bakteri dalam Kesehatan
Stimulus (±170 kata):
Di dalam usus manusia terdapat berbagai bakteri yang hidup secara mutualisme.
Salah satunya adalah Escherichia coli non-patogen yang membantu sintesis
vitamin K serta menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Ketidakseimbangan jumlah
bakteri baik dan bakteri patogen dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
Penggunaan antibiotik secara tidak tepat dapat membunuh bakteri patogen
sekaligus bakteri menguntungkan.
Pertanyaan:
Analisislah hubungan antara penggunaan antibiotik yang tidak rasional dengan
gangguan sistem pencernaan berdasarkan peran bakteri menguntungkan!
🧪
Soal 4 – Analisis Bakteri dalam Bioteknologi
Stimulus (±180 kata):
Perkembangan bioteknologi memungkinkan pemanfaatan bakteri dalam produksi
hormon insulin. Melalui teknik rekayasa genetika, gen penghasil insulin manusia
disisipkan ke dalam plasmid bakteri seperti Escherichia coli. Bakteri
tersebut kemudian memperbanyak diri dan menghasilkan insulin dalam jumlah
besar. Metode ini lebih efisien dan aman dibandingkan metode lama yang
menggunakan pankreas hewan.
Pertanyaan:
Analisislah mengapa bakteri menjadi organisme yang efektif digunakan dalam
produksi hormon insulin dibandingkan organisme tingkat tinggi!
🌍
Soal 5 – Analisis Bakteri dalam Bioremediasi
Stimulus (±180 kata):
Tumpahan minyak di laut dapat mencemari lingkungan dan merusak ekosistem.
Beberapa bakteri seperti Pseudomonas memiliki kemampuan mendegradasi
hidrokarbon menjadi senyawa yang lebih sederhana dan tidak berbahaya. Proses
ini disebut bioremediasi. Metode ini dinilai lebih ramah lingkungan
dibandingkan penggunaan bahan kimia dispersan.
Pertanyaan:
Analisislah kelebihan dan keterbatasan penggunaan bakteri dalam bioremediasi
dibandingkan metode kimiawi!
BAKTERI YANG MERUGIKAN
🦠
Soal 1 – Analisis Penyebaran Penyakit Tuberkulosis
Stimulus (±180 kata):
Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium
tuberculosis. Bakteri ini menyerang paru-paru dan menyebar melalui droplet
saat penderita batuk atau bersin. Di lingkungan padat penduduk dengan ventilasi
buruk, angka penularan meningkat. Pengobatan TBC memerlukan terapi antibiotik
jangka panjang (minimal 6 bulan). Namun, sebagian pasien menghentikan
pengobatan sebelum waktunya karena merasa sudah sembuh. Kondisi ini memicu
munculnya kasus TBC resisten obat (MDR-TB), yang lebih sulit dan mahal untuk
diobati.
Pertanyaan:
Analisislah hubungan antara perilaku pasien yang tidak menyelesaikan terapi
antibiotik dengan munculnya bakteri TBC resisten obat serta dampaknya terhadap
kesehatan masyarakat!
🧫
Soal 2 – Analisis Keracunan Makanan oleh Bakteri
Stimulus (±170 kata):
Kasus keracunan makanan sering terjadi akibat kontaminasi bakteri seperti Salmonella.
Bakteri ini berkembang biak pada makanan yang disimpan pada suhu ruang terlalu
lama. Gejala yang muncul meliputi diare, muntah, demam, dan kram perut. Di
beberapa daerah, kurangnya sanitasi dan kebiasaan mencuci tangan yang rendah
meningkatkan risiko kontaminasi silang antara bahan mentah dan makanan siap
saji.
Pertanyaan:
Analisislah faktor-faktor biologis dan perilaku manusia yang menyebabkan
bakteri penyebab keracunan makanan dapat berkembang pesat serta jelaskan
strategi pencegahannya!
🏥
Soal 3 – Analisis Infeksi Luka oleh Bakteri
Stimulus (±180 kata):
Luka terbuka yang tidak dibersihkan dengan baik dapat menjadi pintu masuk
bakteri seperti Staphylococcus aureus. Infeksi menyebabkan peradangan,
pembengkakan, nanah, dan demam. Di rumah sakit, beberapa strain S. aureus
telah berkembang menjadi MRSA (Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus)
yang kebal terhadap berbagai antibiotik. Penularan dapat terjadi melalui kontak
langsung atau peralatan medis yang tidak steril.
Pertanyaan:
Analisislah mengapa lingkungan rumah sakit berpotensi menjadi tempat
berkembangnya bakteri resisten antibiotik dan bagaimana strategi
pengendaliannya!
🌊
Soal 4 – Analisis Penyakit Kolera
Stimulus (±170 kata):
Kolera disebabkan oleh Vibrio cholerae yang menyebar melalui air minum
tercemar. Bakteri ini menghasilkan toksin yang memicu sekresi cairan berlebihan
di usus sehingga menyebabkan diare berat dan dehidrasi. Di daerah dengan akses
air bersih terbatas dan sanitasi buruk, wabah kolera lebih sering terjadi,
terutama setelah banjir.
Pertanyaan:
Analisislah hubungan antara kondisi lingkungan dan mekanisme kerja toksin
bakteri dalam menyebabkan kematian pada penderita kolera!
🐄
Soal 5 – Analisis Penyakit Antraks pada Hewan dan Manusia
Stimulus (±180 kata):
Antraks adalah penyakit yang disebabkan oleh Bacillus anthracis. Bakteri
ini membentuk endospora yang tahan terhadap kondisi ekstrem dan dapat bertahan
lama di tanah. Hewan ternak seperti sapi dan kambing dapat terinfeksi saat
merumput di tanah yang tercemar spora. Manusia dapat tertular melalui kontak
dengan hewan terinfeksi atau produk hewan. Infeksi dapat menyerang kulit,
saluran pernapasan, atau saluran pencernaan.
Pertanyaan:
Analisislah mengapa kemampuan membentuk endospora menjadikan Bacillus
anthracis sulit diberantas dan berpotensi menyebabkan wabah berulang!



.png)

Comments
Post a Comment
Silahkan berkomemtar sesuai dengan topik artikel yang di bahas. Tidak boleh memasang link.