Latihan Soal Bab Ekskresi Kelas 11 Fase F Pembelajaran Mendalam

 

SOAL PILIHAN GANDA

SOAL 1

Stimulus

Dalam sebuah diskusi kelas, guru memaparkan kasus seorang atlet yang setelah latihan berat mengalami kelelahan ekstrem, mual, dan penurunan konsentrasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan peningkatan kadar urea dan kreatinin dalam darah. Dokter menjelaskan bahwa kondisi ini berkaitan dengan ketidakseimbangan sistem tubuh akibat terganggunya proses pembuangan sisa metabolisme. Atlet tersebut juga diketahui kurang mengonsumsi air putih dan sering menahan buang air kecil saat latihan panjang. Kondisi ini menyebabkan zat sisa metabolisme tidak dapat dikeluarkan secara optimal sehingga memengaruhi fungsi organ lain. Dari kasus tersebut, guru meminta siswa menganalisis konsep dasar sistem ekskresi dan peranannya bagi keseimbangan tubuh manusia.

Soal

Berdasarkan kasus tersebut, peran utama sistem ekskresi bagi tubuh adalah …

A. Menghasilkan enzim untuk membantu metabolisme energi
B. Mengatur kontraksi otot selama aktivitas fisik
C. Mengeluarkan zat sisa metabolisme untuk menjaga kestabilan internal tubuh
D. Menyimpan zat makanan cadangan dalam jaringan
E. Mengedarkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh

Kunci Jawaban: C

Pembahasan:
Kasus menunjukkan penumpukan zat sisa (urea, kreatinin) akibat gangguan pengeluaran. Sistem ekskresi berfungsi menjaga homeostasis dengan membuang zat sisa metabolisme agar keseimbangan internal tubuh tetap terjaga.


SOAL 2

Stimulus

Seorang siswa melakukan pengamatan terhadap empat organ manusia: ginjal, hati, paru-paru, dan kulit. Ia mencatat bahwa ginjal mengeluarkan urin, paru-paru mengeluarkan karbon dioksida dan uap air, kulit mengeluarkan keringat, dan hati berperan dalam pembentukan empedu. Dalam sebuah studi kasus, seseorang mengalami gangguan pernapasan kronis sehingga kadar CO₂ dalam darah meningkat. Akibatnya, pH darah menurun dan memengaruhi kerja organ lain. Data ini menunjukkan bahwa ekskresi tidak hanya berkaitan dengan urin, tetapi melibatkan beberapa organ dengan zat sisa yang berbeda.

Soal

Analisis yang paling tepat terkait peran organ ekskresi pada kasus tersebut adalah …

A. Hati menjadi organ utama pengatur pH darah
B. Paru-paru berperan penting dalam menjaga keseimbangan asam basa tubuh
C. Kulit berfungsi utama dalam membuang sisa nitrogen
D. Ginjal hanya berperan dalam penyaringan darah tanpa keterkaitan dengan organ lain
E. Semua organ ekskresi menghasilkan jenis zat sisa yang sama

Kunci Jawaban: B

Pembahasan:
Gangguan pernapasan menyebabkan CO₂ meningkat sehingga pH darah turun. Ini menunjukkan paru-paru berperan penting dalam ekskresi CO₂ dan keseimbangan asam-basa, bagian dari homeostasis.


SOAL 3

Stimulus

Data kesehatan menunjukkan bahwa remaja yang jarang minum air putih, sering mengonsumsi minuman manis, dan kurang berolahraga memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan ginjal di usia muda. Dalam wawancara, sebagian remaja mengaku tidak menyadari bahwa kebiasaan tersebut memengaruhi sistem ekskresi. Guru meminta siswa menganalisis hubungan antara pola hidup dan kesehatan sistem ekskresi berdasarkan data tersebut.

Soal

Kesimpulan analitis yang paling tepat dari data tersebut adalah …

A. Gangguan ginjal hanya dipengaruhi oleh faktor genetik
B. Pola hidup tidak memiliki hubungan langsung dengan sistem ekskresi
C. Kebiasaan konsumsi cairan dan aktivitas fisik memengaruhi kinerja organ ekskresi
D. Minuman manis meningkatkan kerja paru-paru dalam ekskresi
E. Olahraga berlebihan selalu menyebabkan kerusakan ginjal

Kunci Jawaban: C

Pembahasan:
Data menunjukkan korelasi antara pola hidup tidak sehat dan gangguan ginjal, sehingga kebiasaan konsumsi cairan dan aktivitas fisik memengaruhi kinerja sistem ekskresi.


SOAL 4

Stimulus

Seseorang yang bekerja di lingkungan panas mengeluarkan keringat berlebihan. Dalam beberapa hari, ia mengalami dehidrasi ringan dan volume urin menurun. Tubuhnya tetap berusaha mempertahankan keseimbangan cairan dengan meningkatkan reabsorpsi air di ginjal. Kondisi ini menunjukkan adanya kerja terintegrasi antara kulit dan ginjal dalam menjaga keseimbangan tubuh.

Soal

Berdasarkan stimulus tersebut, mekanisme adaptasi tubuh yang tepat adalah …

A. Kulit berhenti mengeluarkan keringat
B. Ginjal meningkatkan reabsorpsi air untuk mencegah kehilangan cairan
C. Paru-paru menurunkan pengeluaran uap air secara drastis
D. Hati mengubah air menjadi empedu
E. Darah mengencer secara otomatis tanpa peran organ

Kunci Jawaban: B

Pembahasan:
Saat kehilangan cairan melalui keringat, ginjal meningkatkan reabsorpsi air untuk mempertahankan keseimbangan cairan tubuh.


SOAL 5

Stimulus

Hasil pemeriksaan urin seorang pasien menunjukkan adanya protein dalam urin (proteinuria). Dokter menduga terjadi kerusakan pada bagian ginjal tertentu. Dalam diskusi, siswa diminta menganalisis bagian ginjal yang kemungkinan mengalami gangguan berdasarkan data tersebut.

Soal

Bagian ginjal yang paling mungkin mengalami kerusakan adalah …

A. Tubulus kolektivus
B. Lengkung Henle
C. Glomerulus
D. Tubulus distal
E. Pelvis renalis

Kunci Jawaban: C

Pembahasan:
Protein tidak seharusnya lolos saat filtrasi di glomerulus. Proteinuria menandakan kerusakan glomerulus.

SOAL 12

Stimulus (±150 kata)

Seorang pekerja pabrik bekerja di lingkungan bersuhu tinggi dan menghasilkan banyak keringat setiap hari. Ia jarang mandi setelah bekerja dan sering mengenakan pakaian yang sama dalam waktu lama. Setelah beberapa minggu, ia mengalami gatal-gatal, bau badan berlebih, dan muncul bintik merah pada kulit. Dokter menjelaskan bahwa selain berfungsi sebagai pelindung, kulit juga berperan sebagai organ ekskresi yang mengeluarkan keringat berupa air, garam mineral, dan sedikit urea. Apabila keringat tidak dibersihkan, zat sisa tersebut dapat menyumbat pori-pori dan memicu pertumbuhan mikroorganisme. Kondisi ini menunjukkan bahwa kebersihan kulit sangat berpengaruh terhadap optimal tidaknya fungsi kulit sebagai alat ekskresi.

Soal

Analisis yang paling tepat berdasarkan kasus tersebut adalah …

A. Kulit hanya berfungsi sebagai pelindung tubuh
B. Gangguan kulit tidak berkaitan dengan sistem ekskresi
C. Kulit berperan dalam ekskresi dan perlu dijaga kebersihannya
D. Keringat hanya berfungsi menurunkan suhu tubuh
E. Gangguan kulit selalu disebabkan faktor genetik

Kunci: C
Pembahasan:
Kulit merupakan organ ekskresi. Keringat mengandung zat sisa metabolisme sehingga kebersihan kulit penting untuk menjaga fungsi ekskresi dan mencegah gangguan.


SOAL 13

Stimulus (±150 kata)

Seorang pasien diabetes melitus menjalani pemeriksaan urin dan ditemukan adanya glukosa dalam urin. Dokter menjelaskan bahwa pada kondisi normal, glukosa yang tersaring di ginjal akan diserap kembali secara sempurna pada tubulus proksimal. Namun, pada pasien ini kadar glukosa darah sangat tinggi sehingga kemampuan reabsorpsi ginjal tidak mampu mengimbangi jumlah glukosa yang tersaring. Akibatnya, sebagian glukosa ikut keluar bersama urin. Data ini digunakan guru untuk menjelaskan hubungan antara proses pembentukan urin dan gangguan metabolisme.

Soal

Analisis yang tepat terhadap kondisi tersebut adalah …

A. Filtrasi glomerulus berhenti
B. Reabsorpsi glukosa tidak berlangsung optimal
C. Augmentasi terjadi secara berlebihan
D. Ginjal tidak melakukan filtrasi
E. Pelvis renalis mengalami kerusakan

Kunci: B
Pembahasan:
Pada diabetes, kadar glukosa tinggi menyebabkan kapasitas reabsorpsi terlampaui, sehingga glukosa tetap terdapat dalam urin.


SOAL 14

Stimulus (±150 kata)

Data kesehatan menunjukkan bahwa penderita hipertensi kronis memiliki risiko tinggi mengalami gangguan ginjal. Tekanan darah tinggi yang berlangsung lama menyebabkan kerusakan pembuluh darah kecil di glomerulus. Akibatnya, proses penyaringan darah menjadi tidak optimal dan dapat menyebabkan protein ikut keluar bersama urin. Dokter menyarankan penderita hipertensi untuk menjaga tekanan darah agar tidak memperburuk kondisi ginjal.

Soal

Dampak utama hipertensi terhadap sistem ekskresi adalah …

A. Meningkatkan produksi urin sehat
B. Merusak struktur filtrasi ginjal
C. Menghambat kerja paru-paru
D. Mengganggu fungsi kulit
E. Meningkatkan reabsorpsi glukosa

Kunci: B
Pembahasan:
Hipertensi merusak pembuluh darah glomerulus sehingga proses filtrasi ginjal terganggu.


SOAL 15

Stimulus (±150 kata)

Diagram nefron menunjukkan darah masuk ke glomerulus melalui arteriola aferen dan keluar melalui arteriola eferen. Tekanan darah yang tinggi menyebabkan molekul kecil seperti air, glukosa, asam amino, dan urea tersaring ke dalam kapsula Bowman. Sementara itu, molekul besar seperti protein dan sel darah tetap berada dalam pembuluh darah. Proses ini merupakan tahap awal pembentukan urin yang sangat menentukan jumlah cairan yang masuk ke tahap berikutnya.

Soal

Proses yang terjadi pada bagian ginjal tersebut adalah …

A. Reabsorpsi
B. Augmentasi
C. Filtrasi
D. Osmosis
E. Difusi pasif

Kunci: C
Pembahasan:
Filtrasi terjadi di glomerulus akibat tekanan darah tinggi, menghasilkan urin primer.

SOAL MCMA

SOAL MCMA 1

Stimulus (±150 kata)

Seorang atlet remaja mengalami kelelahan ekstrem setelah latihan intensif. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar urea dan kreatinin darah meningkat di atas normal. Ia juga mengaku jarang minum air putih dan sering menahan buang air kecil. Dokter menjelaskan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan terganggunya proses pembuangan zat sisa metabolisme. Jika zat sisa tidak dikeluarkan secara optimal, keseimbangan internal tubuh dapat terganggu dan memengaruhi kerja organ lain. Guru menggunakan kasus ini untuk mengulas konsep dasar sistem ekskresi dan perannya dalam menjaga homeostasis tubuh.

Soal (Pilih SEMUA jawaban yang benar)

Pernyataan yang tepat terkait fungsi sistem ekskresi pada kasus tersebut adalah …

A. Sistem ekskresi berperan membuang zat sisa metabolisme
B. Penumpukan urea menandakan gangguan keseimbangan internal tubuh
C. Sistem ekskresi hanya berfungsi menghasilkan urin
D. Kekurangan cairan dapat mengganggu fungsi sistem ekskresi
E. Sistem ekskresi tidak berkaitan dengan kerja organ lain

Kunci Jawaban: A, B, D

Pembahasan:
Sistem ekskresi menjaga homeostasis dengan membuang zat sisa. Kekurangan cairan menghambat ekskresi, dan gangguan ekskresi memengaruhi organ lain.


SOAL MCMA 2

Stimulus (±150 kata)

Dalam pengamatan kelas, siswa mencatat fungsi beberapa organ: ginjal menghasilkan urin, paru-paru mengeluarkan CO₂ dan uap air, kulit mengeluarkan keringat, dan hati menghasilkan empedu. Pada sebuah studi kasus, pasien dengan gangguan pernapasan kronis mengalami peningkatan kadar CO₂ darah sehingga pH darah menurun. Guru meminta siswa mengaitkan peran masing-masing organ ekskresi dengan zat sisa yang dikeluarkannya.

Soal (Pilih SEMUA jawaban yang benar)

Pasangan organ ekskresi dan zat sisa yang tepat adalah …

A. Ginjal – urea dan kelebihan air
B. Paru-paru – karbon dioksida
C. Kulit – oksigen
D. Hati – bilirubin melalui empedu
E. Ginjal – karbon dioksida

Kunci Jawaban: A, B, D

Pembahasan:
Ginjal mengekskresikan urea, paru-paru CO₂, dan hati bilirubin. Kulit tidak mengekskresikan oksigen.


SOAL MCMA 3

Stimulus (±150 kata)

Data kesehatan menunjukkan bahwa gangguan paru-paru dapat menyebabkan peningkatan kadar CO₂ dalam darah, sementara gangguan ginjal menyebabkan penumpukan urea. Kedua kondisi tersebut sama-sama memengaruhi kestabilan pH darah dan kerja organ lain. Guru menekankan bahwa sistem ekskresi bekerja secara terintegrasi untuk menjaga keseimbangan tubuh.

Soal (Pilih SEMUA jawaban yang benar)

Peran sistem ekskresi dalam menjaga homeostasis ditunjukkan oleh …

A. Pengaturan keseimbangan asam-basa
B. Pengeluaran zat sisa metabolisme
C. Produksi hormon pertumbuhan
D. Kerja sama antar organ ekskresi
E. Penyimpanan cadangan energi

Kunci Jawaban: A, B, D

Pembahasan:
Homeostasis dijaga melalui pembuangan zat sisa, pengaturan pH, dan kerja terintegrasi organ ekskresi.


SOAL MCMA 4

Stimulus (±150 kata)

Survei siswa SMA menunjukkan bahwa siswa yang jarang minum air putih, sering mengonsumsi makanan tinggi garam, dan kurang berolahraga lebih sering mengalami urin pekat dan nyeri pinggang ringan. Sebaliknya, siswa dengan pola hidup sehat jarang mengalami keluhan tersebut. Data ini dianalisis untuk melihat pengaruh gaya hidup terhadap sistem ekskresi.

Soal (Pilih SEMUA jawaban yang benar)

Kebiasaan yang berdampak negatif pada sistem ekskresi adalah …

A. Kurang minum air
B. Konsumsi garam berlebihan
C. Olahraga teratur
D. Menahan buang air kecil
E. Istirahat cukup

Kunci Jawaban: A, B, D

Pembahasan:
Kurang cairan, garam berlebih, dan menahan urin membebani ginjal dan sistem ekskresi.


SOAL PILIHAN GANDA KATEGORI BENAR SALAH

SOAL 1

Stimulus (±150 kata)

Seorang atlet remaja mengalami kelelahan, mual, dan sulit berkonsentrasi setelah menjalani latihan berat tanpa cukup minum air. Pemeriksaan darah menunjukkan kadar urea dan kreatinin meningkat. Dokter menjelaskan bahwa zat-zat tersebut merupakan sisa metabolisme yang seharusnya dikeluarkan melalui sistem ekskresi. Jika zat sisa menumpuk dalam darah, keseimbangan internal tubuh dapat terganggu dan memengaruhi fungsi organ lain. Guru menggunakan kasus ini untuk menekankan pentingnya sistem ekskresi dalam menjaga kestabilan kondisi internal tubuh manusia.

Soal

Pernyataan berikut benar atau salah:
“Sistem ekskresi berperan menjaga keseimbangan tubuh dengan mengeluarkan zat sisa metabolisme dari dalam darah.”

A. Benar
B. Salah

Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Sistem ekskresi berfungsi membuang zat sisa metabolisme agar keseimbangan (homeostasis) tubuh tetap terjaga.


SOAL 2

Stimulus (±150 kata)

Dalam pengamatan kelas, siswa mencatat bahwa ginjal menghasilkan urin, paru-paru mengeluarkan karbon dioksida, kulit mengeluarkan keringat, dan hati berperan dalam pembentukan empedu. Guru kemudian memberikan kasus seseorang dengan gangguan pernapasan kronis yang menyebabkan peningkatan kadar CO₂ dalam darah dan penurunan pH darah. Hal ini menunjukkan bahwa paru-paru juga berperan sebagai organ ekskresi yang penting.

Soal

Pernyataan berikut benar atau salah:
“Paru-paru termasuk organ ekskresi karena berperan mengeluarkan karbon dioksida dan uap air.”

A. Benar
B. Salah

Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Paru-paru mengekskresikan CO₂ dan uap air sebagai sisa metabolisme respirasi.


SOAL 3

Stimulus (±150 kata)

Data kesehatan menunjukkan bahwa gangguan ginjal dapat menyebabkan penumpukan urea, sedangkan gangguan paru-paru dapat menyebabkan penumpukan karbon dioksida. Kedua kondisi tersebut dapat mengganggu keseimbangan asam-basa darah dan memengaruhi kerja organ lain. Guru menekankan bahwa sistem ekskresi tidak bekerja secara terpisah, melainkan saling berhubungan dalam menjaga homeostasis tubuh.

Soal

Pernyataan berikut benar atau salah:
“Gangguan pada salah satu organ ekskresi dapat memengaruhi keseimbangan internal tubuh secara keseluruhan.”

A. Benar
B. Salah

Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Organ ekskresi bekerja terintegrasi, sehingga gangguan satu organ dapat mengganggu keseimbangan tubuh.


SOAL URAIAN 

SOAL URAIAN HOTS 1

Stimulus (±150 kata)

Seorang atlet remaja menjalani latihan fisik intensif setiap hari. Dalam beberapa minggu, ia mengalami kelelahan berkepanjangan, mual, dan sulit berkonsentrasi. Hasil pemeriksaan darah menunjukkan peningkatan kadar urea dan kreatinin. Atlet tersebut mengaku jarang minum air putih dan sering menahan buang air kecil saat latihan. Dokter menjelaskan bahwa kondisi ini berkaitan dengan gangguan sistem ekskresi sehingga zat sisa metabolisme tidak dapat dikeluarkan secara optimal. Akibatnya, keseimbangan internal tubuh terganggu dan memengaruhi kerja organ lain. Kasus ini digunakan guru untuk membahas peran sistem ekskresi dalam menjaga homeostasis tubuh manusia.

Pertanyaan Uraian

Analisislah hubungan antara fungsi sistem ekskresi dan gangguan keseimbangan tubuh yang dialami atlet tersebut!

Jawaban Ideal

Sistem ekskresi berfungsi membuang zat sisa metabolisme seperti urea dan kreatinin. Jika fungsi ini terganggu akibat kurang cairan dan kebiasaan menahan urin, zat sisa menumpuk dalam darah. Penumpukan ini mengganggu keseimbangan internal tubuh (homeostasis), sehingga muncul gejala kelelahan, mual, dan gangguan konsentrasi.

Pembahasan

Homeostasis sangat bergantung pada kerja sistem ekskresi. Gangguan ekskresi menyebabkan zat toksik tidak terbuang dan berdampak sistemik pada tubuh.


SOAL URAIAN HOTS 2

Stimulus (±150 kata)

Seorang pasien mengalami gangguan fungsi hati akibat konsumsi alkohol jangka panjang. Pemeriksaan menunjukkan penumpukan bilirubin dalam darah yang menyebabkan kulit dan mata menguning. Selain itu, pasien juga mengalami gangguan pencernaan dan mudah lelah. Dokter menjelaskan bahwa hati bukan hanya organ pencernaan, tetapi juga berperan dalam sistem ekskresi melalui pengeluaran zat sisa metabolisme tertentu. Ketika fungsi hati terganggu, organ ekskresi lain seperti ginjal dan paru-paru juga dapat terpengaruh karena keseimbangan tubuh tidak terjaga dengan baik.

Pertanyaan Uraian

Analisislah dampak gangguan fungsi hati terhadap keseimbangan tubuh dan hubungannya dengan organ ekskresi lain!

Jawaban Ideal

Gangguan hati menyebabkan zat sisa seperti bilirubin tidak dapat dikeluarkan melalui empedu sehingga menumpuk dalam darah. Penumpukan ini mengganggu keseimbangan tubuh dan meningkatkan beban kerja organ ekskresi lain, seperti ginjal, yang harus menyaring darah dengan kadar zat sisa lebih tinggi.

Pembahasan

Organ ekskresi bekerja terintegrasi. Gangguan satu organ dapat meningkatkan beban kerja organ lain dan mengganggu homeostasis.

Bila berminat mendapatkan file word Soal diatas dengan lebih lengkap dan dilengkapi dengan kisi- kisi Soal dapat mengunjungi link berikut http://lynk.id/wetyyuningsih/ogd4o522xn60


Comments