Forum Diskusi Pemanfaatan Media / Papan Interaktif Digital : Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan KKA koding
Studi Kasus 1
Perhatikan situasi berikut:
Seorang pendidik menampilkan peta digital Indonesia pada papan interaktif digital. murid diminta mengidentifikasi potensi sumber daya alam pada beberapa wilayah dan menuliskan hasil diskusinya langsung pada papan tersebut.
Pertanyaan:
- Mengapa kegiatan tersebut dapat dikatakan menggunakan papan interaktif digital?
- Bagaimana kegiatan tersebut dapat mendukung pembelajaran mendalam?
- Mengapa kegiatan tersebut dapat dikatakan menggunakan papan interaktif digital?
Kegiatan tersebut menggunakan papan interaktif digital karena papan tidak hanya berfungsi sebagai media untuk menampilkan peta, tetapi juga memungkinkan interaksi langsung antara murid dengan materi yang ditampilkan. Murid dapat mengamati peta digital, mengidentifikasi wilayah, kemudian menuliskan hasil diskusi secara langsung pada papan. Dengan demikian, murid tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi ikut berpartisipasi dan berinteraksi dengan media pembelajaran. -
Bagaimana kegiatan tersebut dapat mendukung pembelajaran mendalam?
Kegiatan tersebut mendukung pembelajaran mendalam karena murid terlibat secara aktif dalam mengamati, menganalisis, berdiskusi, menghubungkan informasi, dan menyampaikan hasil pemikirannya. Murid tidak sekadar menghafal jenis sumber daya alam, tetapi mengaitkan potensi sumber daya alam dengan wilayah tertentu di Indonesia.Kegiatan ini juga dapat mencerminkan prinsip pembelajaran mendalam:
- Mindful: murid fokus mengamati dan menganalisis informasi pada peta.
- Meaningful: materi dikaitkan dengan kondisi nyata berbagai wilayah di Indonesia.
- Joyful: penggunaan media digital interaktif dan diskusi membuat pembelajaran lebih menarik dan melibatkan murid.
Selain itu, kegiatan tersebut melatih bernalar kritis, komunikasi, dan kolaborasi, karena murid perlu berdiskusi sebelum menentukan dan menuliskan hasil identifikasinya.
Kesimpulan: papan interaktif digital berfungsi bukan hanya sebagai alat tampil, tetapi sebagai media interaksi dan kolaborasi, sedangkan pembelajaran mendalam terjadi ketika teknologi tersebut digunakan untuk mendorong murid berpikir, berdiskusi, menghubungkan konsep dengan konteks nyata, dan membangun pemahamannya sendiri.
Studi Kasus 2
Perhatikan contoh kegiatan berikut:
Seorang pendidik menggunakan platform pembelajaran digital untuk mengunggah video pembelajaran, modul elektronik, dan kuis online. murid diminta mempelajari video terlebih dahulu, kemudian membaca modul, dan mendiskusikan materi tersebut melalui forum diskusi sebelum mengerjakan kuis.
Pertanyaan:
- Mengapa kegiatan tersebut termasuk contoh integrasi platform, media, dan konten pembelajaran digital?
- Bagaimana kegiatan tersebut dapat membantu murid memahami materi secara lebih mendalam?
Komentar
Posting Komentar
Silahkan berkomemtar sesuai dengan topik artikel yang di bahas. Tidak boleh memasang link.