Penguatan Materi Esensial : Pelatihan pembelajaran Mendalam dan KKA Koding Guru
Kegiatan Pembelajaran
Setelah Bapak/Ibu membaca bahan bacaan mengenai Penguatan Materi Esensial, Bapak/Ibu disilakan:
- Membuat Mind map komponen Panduan Mata Pelajaran
- Memetakan materi esensial berdasarkan buku panduan mata pelajaran.
PENGUATAN
MATERI ESENSIAL
Kegiatan Pembelajaran – Panduan Mata Pelajaran
Biologi
Petunjuk
kegiatan: Setelah membaca bahan bacaan mengenai
Penguatan Materi Esensial, peserta diminta membuat mind map komponen Panduan
Mata Pelajaran dan memetakan materi esensial berdasarkan buku panduan mata
pelajaran.
1. Mind Map Komponen Panduan Mata Pelajaran Biologi
A. Pendahuluan
·
Latar belakang
·
Tujuan panduan
·
Sasaran
·
Struktur panduan
B. Capaian Pembelajaran Biologi
·
Deskripsi capaian pembelajaran
·
Rasional mata pelajaran
·
Tujuan mata pelajaran
·
Karakteristik mata pelajaran
Biologi
·
Capaian Pembelajaran Biologi
·
Analisis CP sebagai dasar
penyusunan pembelajaran
C. Pemetaan Materi Esensial
·
Struktur dan fungsi organel di
dalam sel
·
Bioproses pada sel
·
Sistem organ
·
Pewarisan sifat
·
Evolusi
·
Pertumbuhan dan perkembangan
·
Bioteknologi modern
D. Perencanaan Pembelajaran Mendalam
·
Dimensi profil lulusan
·
Prinsip pembelajaran
·
Pengalaman belajar
·
Kerangka pembelajaran
·
Tujuan pembelajaran
·
Alur tujuan pembelajaran
·
Strategi pembelajaran
·
Asesmen
·
Refleksi dan tindak lanjut
Skema
sederhana: Panduan Mapel Biologi → Pendahuluan →
Capaian Pembelajaran → Materi Esensial → Perencanaan Pembelajaran Mendalam.
2. Pemetaan Materi Esensial Berdasarkan Panduan Mata
Pelajaran Biologi
|
No. |
Materi
Esensial |
Konsep
Inti yang Perlu Dipahami |
Contoh
Penerapan Pembelajaran Mendalam |
|
1 |
Struktur dan
Fungsi Organel Sel |
Hubungan
struktur organel dengan fungsi sel |
Mengamati
model/gambar sel lalu menganalisis dampak jika salah satu organel mengalami
kerusakan. |
|
2 |
Bioproses pada
Sel |
Transpor
membran, metabolisme, dan proses yang berlangsung di dalam sel |
Praktikum
difusi–osmosis dan menghubungkannya dengan peristiwa dalam kehidupan
sehari-hari. |
|
3 |
Sistem Organ |
Hubungan
struktur, fungsi, serta keterkaitan antarorgan dalam mempertahankan kehidupan |
Menganalisis
kasus gangguan sistem organ dan menentukan organ serta proses yang terganggu. |
|
4 |
Pewarisan Sifat |
Hubungan gen,
DNA, kromosom, dan mekanisme pewarisan sifat |
Menganalisis
persilangan atau kasus pewarisan sifat dalam keluarga. |
|
5 |
Evolusi |
Perubahan
populasi dari waktu ke waktu dan mekanisme evolusi |
Menganalisis
resistensi antibiotik sebagai contoh seleksi alam. |
|
6 |
Pertumbuhan dan
Perkembangan |
Faktor internal
dan eksternal yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan organisme |
Melakukan
eksperimen pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman. |
|
7 |
Bioteknologi
Modern |
Pemanfaatan
organisme, sel, atau materi genetik dengan teknologi modern |
Menganalisis
manfaat dan risiko rekayasa genetika, kultur jaringan, atau produk
bioteknologi. |
3. Keterampilan Proses yang Diintegrasikan
1. Mengamati
2. Merumuskan pertanyaan
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan
4. Memproses dan menganalisis data serta informasi
5. Mengevaluasi dan merefleksi
6. Mengomunikasikan hasil
4. Contoh Pemetaan Lebih Konkret
Contoh:
Sistem Peredaran Darah Manusia
Materi luas: Sistem
Peredaran Darah Manusia
Materi esensial: Hubungan
struktur dan fungsi jantung, pembuluh darah, serta mekanisme peredaran darah
Pemahaman yang diharapkan: Murid mampu menjelaskan bagaimana darah diedarkan dan
menghubungkannya dengan pemenuhan kebutuhan oksigen tubuh
Konteks nyata: Tekanan
darah tinggi, anemia, dan penyakit jantung
Aktivitas: Pengamatan
model jantung, simulasi aliran darah, serta pengukuran denyut nadi sebelum dan
sesudah aktivitas
Asesmen: Analisis kasus
dan penyusunan diagram aliran darah
Refleksi: Apa yang dapat
saya lakukan untuk menjaga kesehatan sistem peredaran darah?
5. Kesimpulan Refleksi
Materi esensial bukan sekadar materi yang
dianggap penting untuk dihafalkan, tetapi konsep fundamental yang diperlukan
agar murid dapat membangun pemahaman berikutnya dan menggunakannya untuk
menjelaskan fenomena serta menyelesaikan permasalahan nyata. Karena itu, penguatan materi esensial perlu
diarahkan pada kedalaman pemahaman, bukan banyaknya materi. Pembelajaran
perlu memberi kesempatan kepada murid untuk mengamati fenomena, melakukan
penyelidikan, menganalisis informasi, mengaplikasikan konsep, dan melakukan
refleksi sehingga pembelajaran menjadi berkesadaran, bermakna, dan
menggembirakan.
Dokumen siap digunakan sebagai jawaban kegiatan
pembelajaran.
Komentar
Posting Komentar
Silahkan berkomemtar sesuai dengan topik artikel yang di bahas. Tidak boleh memasang link.